NSNews | Pasaman (SUMBAR) – Gangguan pasokan air bersih di lingkungan RSUD Tuanku Imam Bonjol menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Pasaman setelah informasi mengenai terhentinya aliran air di rumah sakit tersebut beredar luas melalui berbagai grup WhatsApp pada Rabu (24/6/2026).
Kabar yang menyebar di tengah masyarakat menyebutkan bahwa pasokan air bersih di sejumlah fasilitas rumah sakit mengalami gangguan sehingga aktivitas pelayanan di beberapa area terdampak. Kondisi tersebut memicu berbagai tanggapan dari warga yang khawatir terhadap kenyamanan pasien maupun tenaga kesehatan.
Informasi yang beredar juga menyebutkan sejumlah fasilitas umum, khususnya kamar mandi, mengalami kendala akibat tidak tersedianya pasokan air yang memadai. Situasi itu disebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna layanan rumah sakit.
Menanggapi berkembangnya informasi tersebut, Direktur PDAM Perumda Tirta Saiyo, Dedy, memberikan penjelasan terkait sumber persoalan yang menyebabkan terganggunya distribusi air di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.
Menurut Dedy, gangguan yang terjadi bukan berasal dari jaringan distribusi utama milik PDAM. Ia menegaskan bahwa suplai air dari perusahaan daerah air minum masih tersedia dan dapat disalurkan sebagaimana mestinya.
Ia menjelaskan, persoalan utama berada pada kerusakan mesin pompa utama yang berada di dalam lingkungan rumah sakit. Pompa tersebut memiliki fungsi penting untuk mengalirkan air menuju bak penampungan yang selanjutnya didistribusikan ke berbagai fasilitas pelayanan.
Kerusakan yang terjadi pada peralatan tersebut disebut cukup serius sehingga menghambat proses penyaluran air dari sumber yang telah tersedia menuju titik-titik penggunaan di dalam rumah sakit.
Meski demikian, PDAM Perumda Tirta Saiyo tetap berupaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih selama masa perbaikan berlangsung. Langkah darurat dilakukan guna memastikan pelayanan kesehatan tetap dapat berjalan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional rumah sakit, pihak PDAM telah mengerahkan mobil tangki air untuk menyuplai kebutuhan air bersih sementara waktu. Distribusi air menggunakan armada tangki diharapkan mampu mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan pompa tersebut.
Upaya penanganan darurat ini mendapat perhatian masyarakat yang berharap pelayanan kesehatan tidak terganggu secara signifikan. Pasokan air bersih dinilai menjadi salah satu kebutuhan vital dalam mendukung aktivitas medis maupun kebutuhan dasar pasien.
Di tengah berkembangnya informasi di media sosial, sejumlah warga meminta agar proses perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin. Mereka berharap gangguan yang terjadi tidak berlangsung lama mengingat pentingnya fungsi rumah sakit sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga menginginkan adanya koordinasi yang baik antara pihak rumah sakit dan instansi terkait agar penanganan masalah dapat berjalan efektif serta tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai sumber gangguan yang terjadi.
Hingga saat ini, langkah perbaikan terhadap mesin pompa yang mengalami kerusakan terus diupayakan. Harapannya, sistem distribusi air di RSUD Tuanku Imam Bonjol dapat segera kembali normal sehingga seluruh fasilitas pelayanan kesehatan dapat beroperasi dengan optimal.
#Andalusia
