NSNews | Bukittinggi (SUMBAR) – Pemerintah Kota Bukittinggi resmi meluncurkan Aplikasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah memperkuat transparansi dan kemudahan akses layanan pendidikan bagi masyarakat. Peluncuran aplikasi tersebut disertai penandatanganan komitmen bersama yang dipimpin Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu (10/6/2026).
Peluncuran SPMB Online menjadi bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru yang adil, transparan, dan akuntabel. Pemerintah daerah memastikan seluruh tahapan seleksi dapat diakses masyarakat secara terbuka melalui sistem berbasis digital.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya bergantung pada kesiapan teknologi, tetapi juga pada kualitas sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, masih banyak orang tua yang memerlukan pendampingan agar memahami mekanisme pendaftaran melalui aplikasi.
Ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama seluruh satuan pendidikan untuk aktif memberikan informasi kepada calon peserta didik dan wali murid. Langkah tersebut dinilai penting guna menghindari kesalahpahaman maupun keterlambatan pendaftaran akibat kurangnya informasi.
Ramlan menekankan bahwa setiap warga harus memperoleh kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan. Karena itu, seluruh proses penerimaan murid baru harus dilaksanakan secara profesional, tanpa diskriminasi, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan bahwa pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 serta Keputusan Wali Kota Bukittinggi tentang Petunjuk Teknis SPMB.
Dalam pelaksanaannya, penerimaan murid baru dibagi ke dalam empat jalur utama. Jalur pertama adalah jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu serta penyandang disabilitas. Jalur ini mulai dibuka pada 15 Juni 2026.
Selain itu, tersedia jalur prestasi yang memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki capaian akademik maupun nonakademik. Pendaftaran jalur prestasi juga dimulai pada tanggal yang sama, yakni 15 Juni 2026.
Sementara itu, jalur domisili yang mempertimbangkan kedekatan tempat tinggal peserta didik dengan sekolah tujuan akan dibuka pada 22 Juni 2026. Jalur ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi masyarakat di lingkungan sekitar sekolah.
Pada tanggal yang sama, Pemerintah Kota Bukittinggi juga membuka jalur mutasi. Jalur tersebut diperuntukkan bagi anak guru serta anak dari orang tua yang mengalami perpindahan tugas kerja ke wilayah tertentu.
Albertiusman menyampaikan bahwa kapasitas sekolah tingkat SMP di Kota Bukittinggi masih mampu menampung lulusan SD yang akan melanjutkan pendidikan. Kondisi tersebut memberikan optimisme bahwa kebutuhan layanan pendidikan dasar di daerah tersebut dapat terpenuhi dengan baik.
Menurutnya, sebagian lulusan sekolah dasar juga memilih melanjutkan pendidikan ke lembaga pendidikan berbasis keagamaan maupun sekolah swasta, sehingga distribusi peserta didik tetap berjalan secara proporsional.
Dengan hadirnya aplikasi SPMB Online, Pemerintah Kota Bukittinggi berharap proses penerimaan murid baru dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan transparan. Sistem digital ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan layanan pendidikan sekaligus memperluas akses informasi bagi seluruh calon peserta didik dan orang tua.
#Hendra
