Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Bocah 5 Tahun Asal Pariaman Meninggal Tenggelam di Astoria Park Sicincin, Polisi Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan

Minggu, 12 Juli 2026 | Juli 12, 2026 WIB Last Updated 2026-07-12T16:02:27Z
 
NSNews | Padang Pariaman (SUMBAR)  – Suasana liburan akhir pekan di objek wisata pemandian Astoria Park, Kecamatan 2×11 Enam Lingkuang, Kabupaten Padang Pariaman, berubah menjadi duka. Seorang bocah laki-laki berusia lima tahun berinisial ZAF, warga Alai Galombang, Kota Pariaman, dinyatakan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang pada Sabtu (11/7/2026) sore.

Peristiwa nahas tersebut mengundang perhatian para pengunjung yang berada di lokasi. Upaya penyelamatan sempat dilakukan sesaat setelah korban ditemukan di dalam kolam, namun nyawa bocah itu tidak berhasil diselamatkan.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkuang, Iptu Deni Kurniawan, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan adanya seorang anak yang tenggelam di kawasan wisata Astoria Park.

"Benar, telah terjadi peristiwa seorang anak berusia lima tahun yang tenggelam di kolam renang Astoria Park. Korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Iptu Deni Kurniawan.

Setelah menerima laporan, personel Polsek 2×11 Enam Lingkuang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan pihak pengelola objek wisata.

Polisi juga memastikan identitas korban sebagai ZAF (5), warga Alai Galombang, Kota Pariaman. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang dan dimakamkan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengunjung tempat wisata air agar selalu mengutamakan keselamatan, terutama terhadap anak-anak yang masih membutuhkan pengawasan penuh saat bermain di sekitar kolam renang.

Kapolsek mengimbau kepada para orang tua agar tidak lengah mengawasi anak-anak selama berada di lokasi wisata, karena musibah dapat terjadi dalam waktu yang sangat singkat.

Selain itu, pihak pengelola tempat wisata juga diharapkan terus meningkatkan standar keamanan, menyediakan petugas penyelamat yang siaga, serta memastikan setiap pengunjung mematuhi aturan keselamatan yang berlaku.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.

Duka mendalam menyelimuti keluarga korban. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak merupakan faktor utama untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di lokasi wisata air.

#Tim|Red|Hp
×
Berita Terbaru Update