Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Video 25 Menit Viral, Kondisi Memprihatinkan Pesantren Darul Fikri Batahan Sentuh Hati Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 | Juli 25, 2026 WIB Last Updated 2026-07-25T17:48:20Z
 
NSNews | Pasaman Barat (SUMBAR) – Sebuah video berdurasi sekitar 25 menit yang memperlihatkan kondisi Pesantren Darul Fikri di Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, beredar luas di berbagai grup WhatsApp pada Sabtu (25/7/2026). Rekaman tersebut mengundang keprihatinan masyarakat karena menampilkan kondisi ruang belajar yang dinilai jauh dari kata layak.

Dalam video yang disebut dikirimkan oleh salah seorang santri itu, tampak bangunan tempat belajar dengan kondisi memprihatinkan. Dinding ruangan hanya berupa lembaran seng yang dianyam dan telah banyak terbuka, sementara bagian atap terlihat rusak sehingga berpotensi menyebabkan air hujan masuk ke dalam ruangan.

Kondisi tersebut membuat ruang belajar tidak mampu memberikan perlindungan yang memadai bagi para santri. Saat hujan turun, lantai dan perlengkapan belajar berisiko basah akibat kebocoran. Sebaliknya, ketika cuaca panas, ruangan menjadi sangat terik karena minim perlindungan.

Di tengah keterbatasan sarana tersebut, para santri tetap terlihat mengikuti kegiatan belajar dengan penuh semangat. Mereka duduk mengikuti pelajaran tanpa menunjukkan keluhan, meski harus belajar dalam kondisi yang serba terbatas.

Pemandangan itu memunculkan simpati banyak pihak. Semangat para santri untuk terus menuntut ilmu dinilai menjadi gambaran kuat bahwa keterbatasan fasilitas tidak memadamkan keinginan mereka untuk memperoleh pendidikan.

Pesantren Darul Fikri diketahui berada di bawah naungan sebuah yayasan. Namun, berbagai pihak menilai bahwa status pengelolaan tersebut tidak mengurangi hak peserta didik untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman, sehat, dan layak.

Perhatian terhadap kondisi pendidikan di lembaga swasta maupun berbasis yayasan dinilai tetap menjadi bagian dari tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara yayasan, pemerintah, masyarakat, dan para pemangku kepentingan diharapkan mampu menghadirkan solusi yang berkelanjutan.

Selain persoalan fisik bangunan, muncul pula harapan agar pengelolaan lembaga, termasuk penggunaan berbagai sumber pendanaan yang tersedia, dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat berharap adanya langkah cepat berupa peninjauan langsung terhadap kondisi bangunan serta penyusunan solusi konkret agar proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Perbaikan fasilitas pendidikan dipandang bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan investasi bagi masa depan generasi muda yang sedang menempuh pendidikan keagamaan.

Berbagai elemen masyarakat juga diharapkan dapat bergotong royong memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing, baik melalui bantuan moral, material, maupun perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan para santri.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola Pesantren Darul Fikri maupun instansi terkait mengenai kondisi bangunan sebagaimana terlihat dalam video yang beredar. Redaksi tetap membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi atau penjelasan.

#Tim|Red

×
Berita Terbaru Update